Badminton: Axelsen akan merebut kembali No. 1 dunia setelah memenangkan mahkota Indonesia Open
Badminton

Badminton: Axelsen akan merebut kembali No. 1 dunia setelah memenangkan mahkota Indonesia Open

PETALING JAYA: Viktor Axelsen dari Denmark akan merebut kembali posisi No. 1 dunia dari Kento Momota dari Jepang – status yang sangat cocok untuknya sebagai pemain tunggal putra terbaik di planet ini saat ini.

Di Bali kemarin, petenis berusia 27 tahun itu dinobatkan sebagai juara Indonesia Terbuka setelah mengakhiri rekor gemilang Loh Kean Yew dari Singapura dengan kemenangan 21-13, 9-21, 21-13 dalam pertandingan yang disebut-sebut sebagai pertarungan antara seorang master. dan muridnya.

Itu adalah gelar kedelapan Denmark dalam 13 turnamen individu termasuk medali emas Olimpiade Tokyo.

Hasil ini sangat penting dalam membantunya merebut kembali posisi No. 1 dunia yang dia serahkan kepada Momota pada 26 September 2018.

Bagi Kean Yew, pebulutangkis kelahiran Penang itu bisa berjalan dengan baik setelah membuktikan bahwa larinya yang bagus bukanlah kebetulan dengan menjadi runner-up di turnamen sebesar itu.

Latihan satu bulan dengan Axelsen di Dubai pada bulan September telah memberikan keajaiban bagi petenis nomor 26 dunia itu karena ia telah meningkat pesat.

Selain memenangkan Dutch Open dan mengungguli Lee Zii Jia ke Hylo Open bulan lalu, Kean Yew terus membuat kejutan dengan mengalahkan lawan berperingkat lebih tinggi, terutama Momota, minggu lalu dan peringkat 4 dunia Taiwan Chou Tien-chen (di putaran pertama Hylo Open).

Di final ganda putra, petenis nomor satu dunia Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya membalas dendam manis kepada Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang untuk mencetak hattrick gelar di turnamen tersebut.

Marcus-Kevin mengalahkan duo Jepang yang sedang terbang tinggi 21-14, 21-18 untuk menebus kekalahan memilukan minggu lalu di Indonesian Masters yang membuat mereka gagal meraih kemenangan keempat secara beruntun.

HASIL AKHIR

Tunggal putra: Viktor Axelsen (Den) melawan Loh Kean Yew (Sin) 21-13, 9-21, 21-13.

Ganda putra: Marcus Fernaldi-Kevin Sanjaya (Ina) bt Takuro Hoki-Yugo Kobayashi (Jpn) 21-14, 21-18.

Tunggal putri: An Se-young (Kor) bt Ratchanok Intanon (Tha) 21-17, 22-20.

Ganda putri: Nami Matsuyama-Chiharu Shida (Jpn) bt Greysia Polii-Apriyani Rahayu (Ina) 21-19, 21-19.

Ganda campuran: Dechapol Puavaranukroh-Sapsiree Taerattanachai (Tha) bt Yuta Watanabe-Arisa Higashino (Jpn) 21-12, 21-13.


Posted By : keluaran hk malam ini