Bulutangkis: Momota keren meski berpeluang kehilangan posisi No. 1
Badminton

Bulutangkis: Momota keren meski berpeluang kehilangan posisi No. 1

PETALING JAYA: 120 minggu Kento Momota memerintah sebagai No 1 dunia bisa berakhir minggu ini tetapi ace tunggal itu keren tentang itu.

Petenis Jepang berusia 27 tahun itu akan menyerahkan status puncaknya yang disandang sejak September 2018 jika mengalami cegukan dini dan juara bertahan Olimpiade Viktor Axelsen mencapai final Indonesian Masters yang berlangsung di Bali kemarin.

Jika kedua superstar itu mengatur pertandingan ulang final Denmark Terbuka bulan lalu, Momota harus membalikkan keadaan pada petenis Denmark itu untuk memastikan dirinya tetap di puncak.

Momota menunjukkan bahwa dia tidak akan menyerahkan kekuasaannya dengan mudah dengan memulai awal yang mengesankan kemarin.

Juara dunia dua kali itu menyingkirkan tuan rumah Tommy Sugiarto 21-12, 21-16 untuk menandai kemenangan keduanya di banyak turnamen setelah juga mengalahkan yang terakhir di semifinal Denmark Terbuka.

“Dalam setiap pertandingan, pasti ada yang menang dan kalah,” kata Momota kepada media Indonesia, Sabtu lalu.

“Saya tidak ingin terlalu memikirkan (peringkat) poin atau posisi.

“Jika saya diambil alih (di atas), itu hanya berarti saya tidak cukup baik.”

Momota mengklaim tempat pada 27 September dari Axelsen untuk menjadi tunggal putra Jepang pertama yang mencapai prestasi tersebut.

Momota akan menghadapi rising star Lakhsya Sen di babak kedua besok.

Petenis India adalah seseorang yang Momota tidak boleh anggap enteng setelah ia mengirim juara Prancis Terbuka, Kanta Tsuneyama, dengan kemenangan 21-17, 18-21, 21-17.

Rival teratas lainnya di grupnya adalah Chou Tien-chen dari Taiwan, Ng Ka Long dari Hong Kong dan juara Hylo Open yang baru saja dinobatkan, Loh Kean Yew dari Singapura.

Unggulan kedua Axelsen, yang membuka pertandingan melawan petenis peringkat 14 dunia Lee Cheuk Yiu dari Hong Kong hari ini, menghadapi rute yang lebih sulit ke final karena ia bisa berpapasan dengan pahlawan Piala Thomas Indonesia Anthony Ginting dan Jonatan Christie serta rekan senegaranya dan peringkat 3 dunia. Anders Antonsen.


Posted By : keluaran hk malam ini