FBM KLCI tetap negatif atas pengurangan AS, kekhawatiran Omicron
Business

FBM KLCI tetap negatif atas pengurangan AS, kekhawatiran Omicron

KUALA LUMPUR: FBM KLCI tetap berada di zona merah pada istirahat tengah hari di tengah aksi jual yang sedang berlangsung karena investor bereaksi terhadap komentar ketua Federal Reserve AS bahwa pembelian obligasi mungkin dikurangi lebih cepat dari jadwal.

Pengumuman tersebut menambah pelemahan di pasar setelah investor dihebohkan oleh berita jenis baru Covid-19 yang diidentifikasi di beberapa negara.

Pada 12:30, indeks acuan turun 11,24 poin menjadi 1,502,74 di tengah aksi jual berbasis luas.

Di bank, kekecewaan atas pendapatan CIMB membuat counter turun 13 sen menjadi RM5.05. Maybank turun tiga sen menjadi RM7,95 dan Public Bank turun dua sen menjadi RM3,92. Hong Leong Bank melawan tren untuk naik 14 sen ke RM18.22.

Di telekomunikasi, Maxis turun 18 sen menjadi RM4.50, Digi turun tiga sen menjadi RM4.14 dan Axiata tergelincir satu sen menjadi RM3.89.

Penghitung sarung tangan terus melihat aksi ambil untung, dengan Top Glove turun enam sen menjadi RM2,87, Hartalega meluncur 15 sen ke RM6.34 dan Supermax turun enam sen ke RM1.82.

Dari yang aktif, Kanger tidak berubah pada 3,5 sen, Aliansi BCM datar di lima sen dan ATA IMS turun dua sen menjadi 43 sen.

Sementara itu, pasar Asia melambung menyusul reaksi negatif atas pernyataan semalam ketua Fed AS Jerome Powell.

Ekuitas telah dijual sebelumnya di tengah kekhawatiran atas penyebaran varian virus corona Omicron, yang mengarah ke rebound karena investor melakukan tawar-menawar.

Nikkei Jepang naik 0,8% dan Kospi Korea Selatan melonjak 2,2%.

Indeks utama China naik 0,1% dan Hang Seng Hong Kong naik 1,4%.

ASX200 Australia turun 0,2%.


Posted By : togel hari ini hk