Kenanga Investors Bhd ditunjuk sebagai fund manager
Business News

Kenanga Investors Bhd ditunjuk sebagai fund manager

(Dari kiri) Syed Zafilen Syed Alwee, ketua dewan direksi, Kenanga Investors Bhd, Idris Ahmad, Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama), Charles Hay, Komisaris Tinggi Inggris untuk Malaysia, Assoc Prof Dr Amir Shaharuddin, kepala pejabat eksekutif, Yayasan Wakaf Malaysia dan Suhana Sidik, anggota Yayasan MATCH dan anggota dewan MRCS.(Dari kiri) Syed Zafilen Syed Alwee, ketua dewan direksi, Kenanga Investors Bhd, Idris Ahmad, Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama), Charles Hay, Komisaris Tinggi Inggris untuk Malaysia, Assoc Prof Dr Amir Shaharuddin, kepala pejabat eksekutif, Yayasan Wakaf Malaysia dan Suhana Sidik, anggota Yayasan MATCH dan anggota dewan MRCS.

KUALA LUMPUR: Kenanga Investors Bhd telah ditunjuk sebagai pengelola dana untuk Dana Wakaf Bencana – dana bantuan darurat yang dibentuk untuk menyalurkan sumber daya kepada mereka yang terkena dampak bencana terkait perubahan iklim dan pandemi di masa depan.

Pada 10 November, Kenanga Investors selaku fund manager, bersama dengan Malaysia Waqf Foundation (YWM) dan MATCH Foundation (agen distribusi), menandatangani nota kesepahaman untuk memastikan dana yang terkumpul diinvestasikan dan didistribusikan sesuai dengan prinsip wakaf.

Penandatanganan disaksikan oleh Idris Ahmad, Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama) dan Charles Hay, Komisaris Tinggi Inggris untuk Malaysia.

“Kami merasa terhormat ditunjuk sebagai pengelola dana untuk dana wakaf darurat sejalan dengan Rencana Malaysia ke-12 dan niat pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan wakaf,” kata Ismitz Matthew De Alwis, direktur eksekutif dan CEO Kenanga Investors Bhd. .

“Kami berharap dapat memberikan dukungan kepada lembaga wakaf melalui pembentukan struktur tata kelola dana darurat melalui kemitraan strategis ini yang akan melihat penyebaran sumber daya secara tepat waktu ke daerah-daerah yang membutuhkan”, kata De Alwis.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penunjukan tersebut tak lepas dari rekam jejak Kenanga Investors dalam pengelolaan dana dan pengalaman dalam pengelolaan aset wakaf melalui Kenanga Waqf Al-Ihsan Fund yang diluncurkan pada April 2021.

Dana bantuan darurat akan menerima sebagian dari RM10 juta yang dialokasikan dalam Anggaran 2022 sebagai bagian dari pendanaan awal, diumumkan pada Oktober 2021.

Dana yang diterima dari investor institusi akan diinvestasikan langsung ke dana grosir yang didirikan oleh Kenanga Investor yang akan mengelola dan menginvestasikannya sesuai dengan struktur dana yang diusulkan.

Pendapatan yang diperoleh akan dibagikan kepada investor dan YWM masing-masing. YWM kemudian akan menyalurkan persentase dana yang dialokasikan ke MATCH Foundation untuk aktivasi tanggap darurat agar hasilnya dapat menjangkau masyarakat yang berisiko.

Di Malaysia, Kantor Persemakmuran dan Pembangunan Asing (FCDO) menunjuk PwC Malaysia sebagai konsultan untuk ruang keuangan sosial Islam, yang kemudian melaporkan perlunya membentuk dana darurat untuk mengurangi bencana terkait iklim dan untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian mereka yang paling rentan. .

FCDO, di bawah lingkup Komisi Tinggi Inggris, menjalankan Program Layanan Keuangan dan Kekayaan Intelektual untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dengan mengatasi masalah kemiskinan dan ketidaksetaraan di negara-negara berkembang di Asia Tenggara.

“Program ini merupakan upaya internasional dan beroperasi di enam negara yaitu Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam. Ini memberikan bantuan teknis untuk Tahun 1 Program Reformasi Ekonomi ASEAN Kemakmuran Malaysia melalui enam alur kerja: fintech, standar akuntansi, kekayaan intelektual, anti pencucian uang dan kejahatan keuangan, pasar modal, dan keuangan Islam.

“Investor Kenanga menyadari pentingnya perusahaan yang didorong oleh pertimbangan dan tujuan lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG), dan tanggung jawab sosial adalah aspek utama dari agenda itu. Adalah tanggung jawab kami, atas nama pemilik aset, untuk menghasilkan dampak positif LST melalui investasi mereka,” kata De Alwis.

“Dengan penunjukan ini, kami berharap dapat mendorong investasi berdampak di Malaysia ke tingkat yang lebih tinggi”, tambah De Alwis.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.kenangainvestors.com.my.


Posted By : no hk