Pihak berwenang meluncurkan tindakan penegakan bersama terhadap i-Serve Online Mall, afiliasinya
Business News

Pihak berwenang meluncurkan tindakan penegakan bersama terhadap i-Serve Online Mall, afiliasinya

KUALA LUMPUR: Pihak berwenang meluncurkan tindakan penegakan bersama terhadap i-Serve Online Mall Sdn Bhd dan afiliasi terkait karena dicurigai melakukan berbagai pelanggaran.

Bank Negara Malaysia mengatakan pada hari Selasa, mereka telah mengambil tindakan terhadap perusahaan dan afiliasinya karena dicurigai melakukan berbagai pelanggaran, termasuk di bawah Undang-Undang Jasa Keuangan 2013 (FSA) dan Undang-Undang Anti Pencucian Uang, Anti Pendanaan Terorisme dan Hasil Kegiatan Melanggar Hukum. 2001 (AML).

“Dua puluh dua tempat terkait dengan i-Serve Online Mall Sdn Bhd dan afiliasi terkait yang berlokasi di Kuala Lumpur dan Selangor digerebek, dan dokumen terkait disita untuk membantu penyelidikan bersama. Penggerebekan itu juga mengakibatkan pembekuan 45 rekening bank. di tujuh bank dan menyita uang tunai, total RM118,7 juta,” katanya.

Aksi penegakan bersama ini merupakan bagian dari kerjasama antar lembaga untuk memberantas kejahatan keuangan di Malaysia.

Itu dikoordinasikan oleh National Anti-Financial Crime Center (NFCC) dengan Bank Negara Malaysia (BNM) sebagai agen utama, bersama dengan Securities Commission (SC), Companies Commission Malaysia, Malaysian Anti-Corruption Commission, Royal Malaysia Police dan CyberSecurity Malaysia.

“Anggota masyarakat diberitahu bahwa berdasarkan bagian 137(1) dari FSA, adalah pelanggaran bagi setiap orang untuk menerima simpanan tanpa izin. Investigasi untuk pelanggaran pencucian uang juga akan dilakukan di bawah AMLA.

“Jika terbukti bersalah, orang tersebut dapat dikenakan denda tidak kurang dari lima kali jumlah atau nilai dari hasil kegiatan yang melanggar hukum pada saat pelanggaran itu dilakukan atau RM5mi, mana yang lebih tinggi, dan penjara tidak lebih dari 15 tahun.

“Sebagai pengamanan, masyarakat diingatkan untuk hanya menempatkan simpanan dan/atau berinvestasi pada pihak yang memiliki izin atau terdaftar dari otoritas terkait,” katanya.

BNM dan SC sangat menghimbau masyarakat untuk waspada ketika berinvestasi dengan perusahaan lokal atau asing yang menawarkan berbagai peluang investasi yang menjanjikan pengembalian tinggi.

Jika anggota masyarakat mengetahui atau telah didekati dengan peluang investasi yang dipromosikan di media sosial, melalui email atau telepon, mereka didorong untuk melaporkan masalah tersebut dengan menghubungi Bank Negara atau SC di:

Bank Nasional Malaysia

Telp: 03-2691 0824 / 2692 6482 / 2698 2810 / 2694 2143

Faks: 03-2698 7467

Email: [email protected]

Komisi Sekuritas Malaysia

Telp: 03-6204 8999 / 03-6204 8777

Faks: 03-6204 8991

Email: [email protected]


Posted By : no hk