Produksi karet alam turun 26,8% di bulan November dibandingkan Oktober
Business

Produksi karet alam turun 26,8% di bulan November dibandingkan Oktober

Produksi karet alam turun 26,8% di bulan November dibandingkan Oktober

KUALA LUMPUR: Produksi karet alam Malaysia turun 26,8 persen menjadi 31.577 ton November lalu dibandingkan dengan 43.127 ton Oktober, kata Departemen Statistik Malaysia (DOSM).

Dalam publikasi statistik bulanan karet bulan November 2021 yang dirilis hari ini, departemen tersebut mengatakan pada perbandingan tahun-ke-tahun, karet alam turun 25,8 persen terhadap 42.554 ton pada November 2020.

Kepala Statistik Datuk Seri Mohd Uzir Mahidin mengatakan penurunan produksi karena gangguan pasokan yang disebabkan oleh ketidakpastian cuaca dan curah hujan yang tinggi.

“Total stok karet alam turun 4,2 persen pada November 2021 menjadi 269.757 ton dibandingkan 281.718 ton pada Oktober 2021.

“Pabrik pengolahan karet menyumbang 92,0 persen saham diikuti oleh pabrik konsumen karet (7,9 persen) dan perkebunan karet 0,1 persen,” kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.

Produksi November 2021 terutama disumbang oleh petani kecil (89,8 persen) dan perkebunan (10,2 persen).

Mohd Uzir juga mencatat bahwa produksi dalam sebelas bulan pertama tahun 2021 mencapai 429.062 ton dibandingkan 464.878 ton tahun lalu, yang berarti penurunan 7,7 persen.

Ekspor turun 2,0 persen menjadi 60.942 ton pada November 2021 dibandingkan 62.167 ton sebulan lalu.

China terus menjadi pengimpor karet alam tertinggi, mengambil 44,6 persen dari total ekspor pada November 2021, diikuti oleh AS (11,4 persen), Jerman (5,1 persen), Iran (4,0 persen), dan Finlandia ( 3,7 persen), kata Mohd Uzir.

“Kinerja ekspor disumbang oleh produk berbasis karet alam seperti sarung tangan, ban, tabung, benang karet, dan kondom.

“Sarung tangan adalah ekspor berbasis karet utama senilai RM2,5 miliar pada November 2021, turun 4,9 persen dari RM2,6 miliar pada Oktober,” tambahnya.

Namun, harga bulanan rata-rata konsentrat lateks naik 6,2 persen bulan ke bulan (ibu). Itu 553,64 sen per kg pada November melawan 521,20 sen per kg Oktober.

Tren serupa juga diamati untuk semua Standard Malaysian Rubber (SMR) yang naik antara 1,1 hingga 6,1 persen, katanya. – Bernama


Posted By : togel hari ini hk