Ringgit memperpanjang tren turun karena kenaikan suku bunga AS diantisipasi
Business News

Ringgit memperpanjang tren turun karena kenaikan suku bunga AS diantisipasi

KUALA LUMPUR: Ringgit memperpanjang tren turun untuk hari keempat berturut-turut dibuka lebih rendah terhadap dolar AS di tengah ekspektasi untuk proses pengurangan yang lebih cepat dan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve, kata seorang analis.

Pada pukul 9 pagi, uang kertas lokal melemah ke 4,2130/2160 versus greenback dari 4,2095/2135 pada penutupan kemarin.

Kepala ekonom Bank Islam Malaysia Bhd Mohd Afzanizam Abdul Rashid Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS menunjukkan bahwa anggota komite tidak akan ragu untuk mengatasi tekanan inflasi, menyiratkan bahwa proses pengurangan dapat dipercepat dan kenaikan suku bunga dapat terjadi lebih cepat.

“Semua ini telah memberikan dukungan bagi greenback dengan Indeks Dolar AS (DXY) naik 0,4 persen menjadi 96,785 poin.

“Dengan demikian, ringgit bisa tetap lemah dengan memperhatikan level resistance saat ini di RM4.245. Saat ini, pasangan ringgit-dolar AS bisa bertahan di sekitar RM4.21 hingga RM4.22,” katanya kepada Bernama.

Sementara itu, pada pembukaan, uang kertas lokal diperdagangkan beragam terhadap sekeranjang mata uang utama.

Ini naik versus pound Inggris menjadi 5,6210/6250 dari 5,6235/6288 pada penutupan Rabu dan dihargai vis-a-vis yen Jepang menjadi 3,6527/6553 dari 3,6601/6639.

Namun, ringgit jatuh terhadap dolar Singapura menjadi 3,0797/0821 dari 3,0791/0825 kemarin dan tergelincir terhadap euro menjadi 4,7228/7261 dari 4,7180/7225 sebelumnya. – Bernama


Posted By : no hk